Katanya Kalau Kuliah Ga Perlu Rajin-Rajin, Emang Iya?
Hello peeps! pernah ga sih resah sama kalimat "ngapain kuliah dan ikut kegiatan rajin-rajin, nyari kerja juga tetap susah"? kalo iya, mungkin kita punya keresahan yang sama, atau setidaknya 'pernah' sama.
Let's talk about it. Siapa sih yang gak pengen dikenal orang, dan siapa sih yang gamau punya banyak koneksi, that's we need to build our "Personal Branding". Singkatnya, personal branding adalah upaya-upaya untuk membangun citra diri atau mempromosikan diri sebagai suatu individu yang memiliki value atas suatu bidang atau pekerjaan. Ribet banget ya, intinya apa sih? hehe, sederhananya gini, let's say kamu orang yang expert banget sama dunia perfilman, kalo ditanyain apa aja tentang film, kamu pasti udah paham banget deh, tapi kalau ditanya kamu siapa, orang-orang cuma jawab oh, dia anak kampus X, atau cuma sekedar oh dia yang sering ketemu di kantor si anu. Bayangin kalau orang-orang ditanyain tentang siapa kamu, mereka jawabnya "oh diaa! si paling film itu", kerasa kan bedanya? that's why personal branding matter.
Emang gimana caranya ngebangun personal branding? Nah, sekarang tuh ngebangun personal branding udah gampang banget lho, ya gak segampang itu sih, tapi melihat perkembangan teknologi saat ini, at least kamu punya wadah yang sangat beragam buat bangun personal branding kamu. Yuk ikuti step by step berikut,
1. Kenali diri dan Kuasai Kemampuanmu
Buya Hamka pernah berkata "Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup", mungkin kalimat tersebut bisa jadi acuan dalam poin ini. Kalau kamu suka banget nyanyi, tapi nyanyinya cuma berhenti di kamar mandi, selesai, hidupmu akan cukup sampai situ aja. Gak ada yang salah sih, tapi apa tujuan hidup kamu cuma sampai situ aja, menurutku enggak. Tapi ketika kamu memang merasa dirimu memiliki banyak kompetensi, dan menganggap "menyanyi" hanya sebagai sebuah kesenangan, it's totally fine. Hal itu juga yang menjadi alasan bahwa kita bisa memilih personal branding seperti apa yang kita ingin bangun. Intinya, ketika kamu sudah merasa bahwa kamu memiliki kompetensi tertentu, dan kamu cukup passionate dengan itu, go for it! bangun personal brandingmu dan biarkan orang-orang mengenalmu sebagai orang dengan kompetensi itu.
2. Mulai Tampilkan Dirimu di Media Apapun
Kalau dulu, ngebangun personal branding mungkin jadi hal yang cukup sulit. Contohnya, kamu tertarik untuk jadi pelukis, kamu harus ikut kompetisi ini itu, ikut pameran sana sini, sampai akhirnya kamu dikenal orang-orang sebagai seorang pelukis. Sekarang, kamu cukup nyalakan kamera hp, rekam dirimu, dan upload di sosmed seperti instagram, reels, dan sebagainya, kamu sudah bisa ngebangun personal branding kamu, walaupun tetap membutuhkan waktu untuk setidaknya dijangkau oleh banyak orang, tapi kalau kamu mampu untuk konsisten dan meningkatkan kualitas kamu baik dari kompetensi yang kamu miliki atau kualitas konten yang kamu buat, percaya deh, suatu saat kamu bakal dikenal oleh banyak orang sebagai seorang individu yang memiliki kualitas dan keahlian di bidang yang kamu tekuni.
3. Poin ini baru gue lanjutin di tahun 2026, what a plot hahaha! padahal tulisan ini gue tulis 11 mei 2024, ternyata bisa pas loh timingnya gue buka blog ini lagi di bulan mei tapi 2 tahun setelahnya. whatever lah itu tulisan di atas, kaku bener dah kata gue wkwk. toh at this point gue juga belum punya personal branding kok…temen-temen gue malah manggil gue “aam cowonya bernadya” saking seringnya gue post everything about her, unique.
but, we can all agree kalo personal branding tuh bisa kita milikin sereceh itu loh, tinggal gimana lu mau ngasih added value sama branding yang udah lu buat atau yang udah dilabelin orang lain ke diri lu.
at the end, branding yourself is important, but most importantly adalah gimana branding yang melekat di nama lu tuh bisa ngasih impact baik ke orang lain!
see you when i see you teman-teman pembaca Blog yang rasanya kayak udah hampir punah ini wkwkwk (even artikel gue aja cuma 3 sama yang baru gue selesain ini). but let’s make a treasure on the internet. ciao!
Komentar
Posting Komentar